Bangun Kesiangan, Masih Bolehkah Lanjut Shalat Subuh?

- Rabu, 6 April 2022 | 14:14 WIB
Ilustrasi salat subuh (Pexels)
Ilustrasi salat subuh (Pexels)


HARIAN HALUAN - Salat subuh memiliki banyak keutamaan, salah satunya dijamin oleh Allah akan masuk surga.

Waktu pelaksanaannya dimulai dari terbit fajar sampai sebelum terbit matahari.

Lalu bagaimana jika kita masih tertidur saat masuk waktu subuh dan melewatkannya?

Buya Yahya dalam tayangan YouTube Al-Bahjah TV memberikan penjelasan mengenai hal tersebut.

Baca Juga: Tidak Shalat karena Lupa atau Ketiduran, Bagaimana Hukumnya?

"Asalkan tidur, tidur beneran, kok sampe bangun jam 7, dia tidak dosa," tegas Buya Yahya.

Orang yang ketiduran dimaafkan ketika melewatkan waktu salat dengan catatan dia sudah tidur sebelum masuk waktu salat.

"Termasuk udzur-nya orang meninggalkan salat, itu orang lupa. Jadi, kalau orang lupa waktu kemudian tidak salat, tidak dosa," katanya menjelaskan.

Selain itu, terlewat waktu salat juga tidak menjadi kebiasaan alias sengaja tidur larut malam hingga bangun kesiangan tiap hari.

Baca Juga: Rajin Puasa Ramadhan tapi Tidak Shalat Tarawih, Begini Hukumnya

Sedangkan untuk mengganti atau qada salat subuh yang terlewat bisa langsung dilakukan ketika bangun tidur.

"Setelah bangun nanti diqada. Setelah bangun langsung melakukan salat, ndak usah nunggu waktu subuh besok," jelasnya.

"Langsung saja setelah bangun, 'astagfirullahaladzim, jam 7, ya Allah ketinggalan', bangun, langsung melakukan salat. Tidak dosa karena dia tertidur," lanjut Buya Yahya.

Baca Juga: Masih Bolehkah Shalat Tahajud Setelah Witir di Bulan Ramadhan? Ini Kata Ustadz Abdul Somad

Halaman:

Editor: Puspita Indah Cahyani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X