Bagaimana Hukum Salat Jumat Diganti dengan Salat Zuhur? Inilah Infonya

- Kamis, 7 April 2022 | 07:12 WIB
Ilustrasi melaksanakan salat Jumat atau salat Zuhur di hari Jumat bagi muslim laki-laki
Ilustrasi melaksanakan salat Jumat atau salat Zuhur di hari Jumat bagi muslim laki-laki

Salat Jumat adalah kegiatan ibadah salat wajib yang dilaksanakan secara berjamaah bagi muslim laki-laki setiap hari Jumat yang menggantikan salat Zuhur. Salat Jumat pun memiliki hukum fardhu’ain. Itu pun tertuang dalam hadis, “Salat Jumat adalah kewajiban bagi setiap muslim dengan berjamaah, kecuali (tidak diwajibkan) atas empat orang yaitu, budak, wanita, anak kecil, dan orang sakit.” (HR. Abu Dawud)

Sementara, menurut Fathul Qorib karya Bahrudin Fuad, zuhur berarti ‘tampak’. Penamaan tersebut berhubungan dengan waktu salat Zuhur yang tampak pada tengah-tengah siang. Namun, waktu salat Zuhur tidak dimulai ketika matahari berada di tengah.

Salat Zuhur adalah salah satu salat dari salat lima waktu yang dilaksanakan setelah matahari tergelincir sampai menjelang petang, yang waktunya sama dengan salat Jumat. Salah Zuhur pun terdiri atas 4 rakaat yang dapat dilaksanakan secara berjamaah maupun sendiri. Baik salat Jumat maupun salat Zuhur juga memiliki syarat sah salat yang sama, antara lain menghadap kiblat, bersuci atau berwudu, serta berpakaian bersih.

Dalam Fatwa MUI tentang salat Jumat, dijelaskan bahwa salat Jumat dapat digantikan dengan salat Zuhur. Sekretaris Komisi Fatwa MUI pun mengungkapkan bahwa umat Islam tetap melaksanakan ibadah, untuk salat Jumat dapat digantikan dengan salat Zuhur di rumah.

Fatwa tersebut pun sesuai dengan isi dari surat ketentuan No. 14 Tahun 2020 tentang penyelenggaraan ibadah dalam situasi pandemi Covid-19. Dalam fatwa itu, MUI mengimbau agar umat Islam mengganti salat Jumat dengan melaksanakan salat Zuhur di rumah, khususnya bagi daerah yang masih zona merah.

Adapun hadis yang juga membahas ketentuan salat Jumat tersebut adalah “Barangsiapa meninggalkan salat Jumat sebanyak tiga kali karena menyepelekannya, maka Allah mengunci mata hatinya berhentilah orang-orang dari melalaikan salat Jumat, atau Allah mengunci mata hati mereka sehingga selamanya mereka menjadi orang yang lalai.” (HR. Muslim dan An Nasai) (Al Hasani)

Dalam hadis yang diriwayatkan Abu Dawud, disebutkan pula bahwa orang yang meninggalkan salat Jumat berturut-turut sebanyak tiga kali secara sengaja dengan alasan meremehkannya dan menganggapnya enteng, maka orang itu akan ditutup hatinya oleh Allah Swt.

Salat Jumat dapat dilaksanakan di tengan permukiman warga atau di lapangan maupun masjid. Syarat sah salat Jumat pun mencakup sudah masuknya waktu Jumat. Jika waktunya sudah datang, salat Jumat hukumnya wajib dilaksanakan bagi muslim laki-laki.

Perlu diketahui pula, cara mengganti salat Jumat yang tertinggal tidak berlaku jika seseorang sebagai makmum masbuk 2 rakaat, lalu hanya mengikuti gerakan ketika imam dalam posisi tasyahud. Cara mengganti salat Jumat yang tepat adalah menyempurnakannya dengan melaksanakan salat Zuhur.

Halaman:

Editor: Hisni Munafarifana

Tags

Terkini

X