Bagaimana Hukum Puasa Ramadan 2022 Jika Ibadahnya Diisi dengan Tidur Siang? Inilah Penjelasannya

- Selasa, 12 April 2022 | 07:30 WIB
Ilustrasi seorang muslim tidur siang ketika puasa Ramadan 2022
Ilustrasi seorang muslim tidur siang ketika puasa Ramadan 2022

Puasa Ramadan adalah puasa yang dilakukan pada bulan suci Ramadan setiap tahunnya dengan jumlah hari 29-30 hari. Waktu pelaksanaan puasa Ramadan pun dimulai sejak terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari.

Umat muslim melaksanakan puasa Ramadan dengan menahan diri dari kegiatan makan, minum, dan hal lainnya yang dapat membatalkan puasa. Tak hanya itu, puasa Ramadan mencakup syarat sah puasa, rukun puasa, dan hukum puasa Ramadan, serta hal makruh yang semestinya dihindari selama puasa.

Umat muslim wajib mengetahui syarat sah puasa Ramadan yang baik, seperti punya keyakinan Islam atau beragama Islam, telah melewati masa baligh atau umur dewasa, punya akal pikiran, sehat jasmani dan rohani, bukan seorang musafir, suci dari haid dan nifas, serta mampu menunaikan ibadah puasa Ramadan.

Adapun rukun puasa yang harus dipenuhi umat muslim, antara lain niat puasa Ramadan sebelum menjalankannya, tepatnya sebelum fajar tiba, serta menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa Ramadan.

Umat muslim juga perlu memahami sunah ketika berpuasa, misalnya sahur, segera berbuka puasa pada waktunya, doa berbuka puasa Ramadan, berbuka dengan makanan atau minuman manis, memberi makan orang yang berbuka, serta perbanyak ibadah dan sedekah.

Selain itu, umat muslim juga harus mengetahui hal makruh yang sebaiknya tidak dilakukan sebab dapat membatalkan puasa Ramadan. Contohnya, berbekam, mengulum sesuatu di dalam mulut, merasakan makanan dengan lidah, memakai wangi-wangian, menggosok gigi ketika terkena terik matahari, serta berkumur di luar wudu.

Dalam bahasan ini, Islam menunjukkan bahwa tidur adalah nikmat Allah Swt. yang dilimpahkan kepada hamba-Nya, apalagi dapat mendatangkan keberkahan terutama kesehatan tubuh seperti meningkatkan ketajaman ingatan.

Dalam surat Ar Ruum ayat 23, Allah Swt. berfirman, “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah tidurmu di waktu malam dan siang hari dan usahamu mencari sebagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang mendengarkan.”

Tak hanya itu, Allah Swt. juga berfirman dalam surat Al Qashash ayat 73, “Dan karena rahmat-Nya, Dia jadikan untukmu malam dan siang, agar kamu beristirahat pada malam hari dan agar kamu mencari sebagian karunia-Nya (pada siang hari) dan agar kamu bersyukur kepada-Nya.”

Halaman:

Editor: Hisni Munafarifana

Tags

Terkini

X