Muslim India Protes Pemerintah Ditengah Meningkatnya Sentimen Anti-Islam

- Minggu, 17 April 2022 | 11:51 WIB
Seorang warga selama aksi damai yang diselenggarakan oleh warga terhadap kejahatan rasial dan kekerasan terhadap Muslim di negara itu, di New Delhi, India, 16 April 2022. (Foto Reuters)
Seorang warga selama aksi damai yang diselenggarakan oleh warga terhadap kejahatan rasial dan kekerasan terhadap Muslim di negara itu, di New Delhi, India, 16 April 2022. (Foto Reuters)

HARIANHALUAN.COM - Para pengunjuk rasa di New Delhi meneriakkan slogan-slogan menentang pemerintah Perdana Menteri India, Narendra Modi.

Pengunjuk rasa mengatakan Muslim menjadi sasaran kekerasan oleh pihak berwenang setelah bentrokan Hindu-Muslim, Sabtu (17/4/2022).

Bentrokan terjadi selama festival keagamaan mendorong polisi untuk memberlakukan jam malam di satu kota.

Baca Juga: Turki Kecam Israel Terhadap Serangan Masjid di Al-Aqsa Sebabkan 7 Warga Palestina Tewas

Dan melarang pertemuan lebih dari empat orang di beberapa bagian dari tiga negara bagian yang diperintah oleh partai nasionalis Hindu Modi.

Pihak berwenang setempat merobohkan rumah dan toko yang diduga sebagai perusuh Muslim di negara bagian Madhya Pradesh.

Hal itu setelah kekerasan yang pecah selama festival Hindu Ram Navami, menurut seorang pejabat polisi yang tidak mau disebutkan namanya.

Baca Juga: Islamofobia Meningkat di Prancis dengan Kedok Perangi Terorisme!!

"Gujarat yang merupakan negara bagian asal Perdana Menteri, Modi, para pihak berwenang menghancurkan toko-toko darurat milik orang-orang yang mereka katakan terlibat dalam kerusuhan yang menewaskan satu orang," kata seorang pejabat di distrik Anand di Gujarat, tempat bentrokan meletus dilansir dari Daily Sabah, Minggu (17/4/2022).

Halaman:

Editor: Jefli Bridge

Tags

Artikel Terkait

Terkini

4 Keutamaan Bertobat yang Perlu Diketahui

Minggu, 3 Juli 2022 | 16:33 WIB

Menjual Kulit Hewan Kurban, Bagaimana Hukumnya?

Kamis, 30 Juni 2022 | 09:38 WIB
X