Hukum Salat Idul Fitri 1443 H Tidak Berjamaah yang Patut Diketahui Umat Islam

- Kamis, 21 April 2022 | 11:21 WIB
Ilustrasi umat Islam melaksanakan salat Idul Fitri berjamaah
Ilustrasi umat Islam melaksanakan salat Idul Fitri berjamaah

Puasa Ramadan akan segera berakhir beberapa hari lagi, dan umat Islam akan merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan diawali melaksanakan salat Idul Fitri pada 1 Syawal 1443 H. Salat Idul Fitri adalah ibadah yang sangat dianjurkan bagi umat Islam setelah berjuang menahan segala bentuk nafsu sebulan penuh.

Hukum salat Idul Fitri 1443 H pun dinilai berbeda-beda oleh para ulama. Ada ulama yang menyatakan bahwa hukum salat Idul Fitri adalah sunah. Sementara, ulama lain mengungkapkan bahwa hukumnya fardu ‘ain atau fardu kifayah.

Meski begitu, salat Idul Fitri tetap dianjurkan bagi umat Islam yang telah baligh, termasuk wanita muslim. Itu pun tertuang dalam kita Ash Shahihain, diriwayatkan dari Ummu Athiyah ra., beliau berkata,

“Kami diperintahkan, dalam riwayat lain Nabi Saw. memerintahkan kami, untuk keluar pada hari raya Id, baik budak wanita maupun wanita yang berada dalam pingitan, serta wanita yang sedang haid untuk mendatangi tempat dilaksanakannya salat Id oleh kaum muslimin.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Riwayat dari At Tirmidzi pun menyatakan bahwa, “Sesungguhnya Rasulullah Saw. memerintahkan para perawan, budak, wanita yang berada dalam pingitan, serta wanita haid. Adapun wanita haid, maka mereka memisahkan diri dari tempat salat dan mereka menyaksikan dakwah kaum muslimin.

"Salah seorang di antara mereka berkata, ‘Wahai Rasulullah, salah seorang di antara para wanita tidak memiliki jilbab.’ Rasulullah Saw. menjawab, ‘Hendaklah saudarinya meminjamkan jilbabnya’.”

Kemudian, ada riwayat dari An Nasa’i yang menjelaskan bahwa, “Hafsah binti Sirin berkata, ‘Ummu Athiyah tidak mengingat Rasulullah Saw. kecuali perkataannya, ‘Demi ayahku,’ Aku berkata, ‘Apakah engkau mendengar Rasulullah Saw. mengucapkan demikian dan demikian?’ Ummu Athiyah berkata, ‘Ya, demi ayahku’.”

Rasulullah Saw. pun bersabda, “Hendaklah para budak, wanita yang dipingit, dan wanita yang sedang haid menghadiri salat Id dan memenuhi panggilan kaum muslimin. Serta, hendaklah wanita haid menjauhi tempat salat.” (HR. Bukhari)

Berdasarkan dalil-dalil itu, jelas bahwa setiap orang diperintahkan untuk mengerjakan salat Idul Fitri di tanah lapang secara berjamaah. Namun, ternyata ada pula orang-orang yang mengerjakan salat Idul Fitri tidak berjamaah di rumah.

Halaman:

Editor: Hisni Munafarifana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

4 Keutamaan Bertobat yang Perlu Diketahui

Minggu, 3 Juli 2022 | 16:33 WIB

Menjual Kulit Hewan Kurban, Bagaimana Hukumnya?

Kamis, 30 Juni 2022 | 09:38 WIB
X