Bagaimana Hukum Menukar Uang Lebaran Menurut Syariat Islam? Inilah Infonya

- Minggu, 24 April 2022 | 14:44 WIB
Ilustrasi umat muslim menukar uang lebaran menjelang Hari Raya Idul Fitri 1443 H
Ilustrasi umat muslim menukar uang lebaran menjelang Hari Raya Idul Fitri 1443 H

Tradisi yang membuat Lebaran 2022 atau Hari Raya Idul Fitri makin meriah bagi anak-anak adalah mendapatkan uang baru dari para dewasa yang sudah mapan. Tradisi ini pun telah lama diterapkan di Indonesia, pelengkap silaturahmi.

Sehingga, kebanyakan menukar uang menjelang Lebaran 2022 sudah menjadi hal biasa selain membuat kue khas lebaran maupun pakaian baru dalam mempersiapkan Lebaran 2022 atau Hari Raya Idul Fitri 1443 H.

Ternyata, tradisi ini menuai perdebatan dalam Islam tentang hukum menukar uang lebaran. Ada yang berpendapat hukum menukar uang lebaran itu haram, tapi ada pula yang membolehkannya.

Hukum haram yang disebutkan pun berdasarkan hadis nabi yang melarang menukar barang dengan barang yang sama tapi dengan nilai berbeda. Misalnya, penjual uang kertas baru di pinggir jalan yang memasang harga berbeda.

Menurut para ulama, hal tersebut termasuk kelompok riba fadhl dan hendaknya memahami arti riba menurut syariat Islam.

Itu pun tertuang dalam hadis bahwa, “Dari Ubadah bin Shamait berkata bahwa Rasulullah Saw. bersabda, ‘Emas dengan emas, perak dengan perak, gandum dengan gandum, barley dengan barley, kurma dengan kurma, garam dengan garam. Semua harus sama beratnya dan tunai. Jika jenisnya berbeda, maka juallah sekehendakmu tapi harus tunai.’” (HR. Muslim)

Namun, sebagian ulama membantah pendapat tersebut bahwa hukum menukar uang lebaran dalam Islam adalah diperbolehkan, dengan beberapa alasan harta yang dimaksudkan untuk ditukarkan hanyalah emas, perak, gandum, barley, kurma, dan garam, sedangkan uang kertas tidak termasuk ke dalamnya.

Alasan itu pun masih dibantah oleh para ulama yang mengharamkan hukum menukar uang lebaran dalam Islam.

Sebab uang dalam ekonomi Islam merupakan alat tukar yang berlaku saat ini dan merupakan harta dalam Islam layaknya emas dan perak yang digunakan sebagai mata uang zaman dahulu.

Halaman:

Editor: Hisni Munafarifana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Menjual Kulit Hewan Kurban, Bagaimana Hukumnya?

Kamis, 30 Juni 2022 | 09:38 WIB
X