Hukum Jual Beli Emas Menurut Syariat Islam yang Perlu Diketahui

- Selasa, 10 Mei 2022 | 15:04 WIB
Ilustrasi hukum jual beli emas yang perlu diketahui umat muslim
Ilustrasi hukum jual beli emas yang perlu diketahui umat muslim

Sejak zaman dahulu, jual beli emas sudah diterapkan masyarakat. Logam emas pun dapat dibeli dalam bentuk batangan atau berupa perhiasan.

Makin berkembangnya zaman, umat manusia dituntut meningkatkan usaha perekonomian termasuk transaksi jual beli emas, perak, dan logam mulia lainnya.

Namun, kebanyakan ulama mengungkapkan bahwa emas adalah harta ribawi atau mengandung unsur riba sehingga mesti ada hukum yang mengatur jual beli emas.

Dalam aspek perniagaan, banyak barang maupun jasa yang diperjualbelikan di seluruh dunia, termasuk jual beli emas.

Jual beli emas adalah kegiatan tukar-menukar barang dengan emas sebagai objek jual beli. Pembeli umumnya membeli emas dari penjual dengan menggunakan uang atau menukarnya dengan barang lain.

Jual beli emas pun sudah banyak diterapkan umat muslim, dan biasanya emas lebih banyak dijual sebagai perhiasan untuk mempercantik diri atau emas batangan sebagai simpanan harta.

Umumnya, nilai jual emas cukup tinggi di pasaran dan makin naik dalam tempo waktu tertentu. Karena keuntungan besar itulah, banyak orang yang tertarik melakukan jual beli emas.

Dalam hadis, emas disebutkan sebagai barang ribawi atau barang yang sebenarnya tidak boleh ditukarkan dengan benda lain, kecuali ditukar dengan emas dan takaran yang sama.

Itu pun tertuang dalam sebuah hadis mengenai Rasulullah Saw. bahwa emas harus ditukarkan dengan emas sebagaimana lima benda ribawi lainnya.

Halaman:

Editor: Hisni Munafarifana

Tags

Terkini

Menjual Kulit Hewan Kurban, Bagaimana Hukumnya?

Kamis, 30 Juni 2022 | 09:38 WIB
X