Hukum LGBT dalam Islam yang Patut Diketahui Umat Muslim

- Rabu, 11 Mei 2022 | 11:31 WIB
Ilustrasi hukum LGBT dalam Islam
Ilustrasi hukum LGBT dalam Islam

LGBT adalah singkatan dari lesbian, gay, biseksual, dan transgender. Awalnya pada 1990, LGBT digunakan hanya untuk merujuk pada kelompok homoseksual dan transgender.

Namun kini, singkatan ini melingkupi lebih banyak orientasi seksual dan beragam identitas gender. Singkatan LGBT pun berkembang menjadi LGBTQIA atau LGBTQ+.

Meski begitu, LGBT lebih umum digunakan untuk merepresentasikan kelompok berorientasi seks dan gender yang berbeda dari heteroseksual dan berkaitan dengan jenis kelamin.

Sebenarnya, fenomena LGBT telah ada sejak zaman dahulu, tepatnya pada zaman Nabi Luth as. Orang-orang pada zamannya pun tidak mau taat pada rukun Islam, rukun iman, fungsi agama dan akhlak dalam Islam.

Mereka lebih memilih hidup menerapkan LGBT dengan menyukai sesama jenis ketimbang lawan jenisnya, atas dasar hawa nafsu dan kebodohan.

Dampaknya, mereka yang menerapkan pola hidup LGBT pun mendapatkan azab dari Allah Swt. berupa hujan batu yang menghancurkan seluruh kota.

Kini, kenyataan soal LGBT masih ada di berbagai pelosok dunia. Dalam perkembangannya, LGBT meluas menjadi argumen mengatasnamakan arti kebebasan dan menjadi hak asasi manusia dalam memilih pasangan sesama jenis.

Umat Islam tentu harus menjaga hukum-hukum Allah di muka bumi dan menerapkan hukum keseimbangannya agar tidak terjadi keburukan dan kerusakan di bumi sebagaimana dalam sejarah Nabi Luth as.

Perlu diketahui, pada dasarnya LGBT melawan fitrah seorang manusia. Fitrah manusia tidak dapat diubah, apalagi diganti oleh manusia itu sendiri. Fitrah adalah bawaan dan pemberian yang Allah Swt. berikan.

Halaman:

Editor: Hisni Munafarifana

Tags

Terkini

Menjual Kulit Hewan Kurban, Bagaimana Hukumnya?

Kamis, 30 Juni 2022 | 09:38 WIB
X