Bolehkah Niat Puasa Syawal Digabung dengan Senin- Kamis?

- Kamis, 12 Mei 2022 | 11:29 WIB
Ilustrasi : Puasa Syawal. (dok: Freepik)
Ilustrasi : Puasa Syawal. (dok: Freepik)

HARIAN HALUAN - Selama bulan Syawal, umat muslim dianjurkan melaksanakan puasa sunah 6 hari atau biasa disebut Puasa Syawal.

Puasa Syawal dapat dijalankan secara berturut-turut maupun berselang-seling, baik di awal, pertengahan, maupun akhir bulan Syawal.

Lalu bagaimana jika ada umat muslim yang ingin niat puasa Syawal 2022 tanpa harus meninggalkan puasa Senin Kamis? Bolehkah digabung?

Menggabungkan beberapa ibadah dalam satu niat disebut tasyrik fi niyah atau tadakhulun niyah.

Baca Juga: Bolehkah Menggabung Puasa Syawal dengan Puasa Qadha Ramadhan?

Hukum tasyrik fi niyah atau tadakhulun niyah adalah tergantung dari jenis ibadah yang digabungkan tersebut.

Lalu puasa Syawal dan puasa Senin Kamis termasuk jenis ibadah apa?

Dalam Kitab Liqa Al Bab Al Maftuh, puasa Syawal termasuk ibadah maqsudah li dzatiha, yaitu ibadah yang keberadaannya merupakan tujuan utama yang disyariatkan.

Sedangkan puasa Senin Kamis, termasuk dalam ibadah laisa maqsudah li dzatiha, yaitu ibadah yang keberadaannya bukan tujuan utama yang di syariatkan, namun dijalankan karena ada kesempatan.

Halaman:

Editor: Puspita Indah Cahyani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Menjual Kulit Hewan Kurban, Bagaimana Hukumnya?

Kamis, 30 Juni 2022 | 09:38 WIB
X