Singapura Diduga Pusat 'Pengendali' Islamphobia di Indonesia Sebut Said Didu

- Kamis, 19 Mei 2022 | 14:04 WIB
Ustad Abdul Somad (Instagram @infoseputarlombok)
Ustad Abdul Somad (Instagram @infoseputarlombok)

HARIAN HALUAN - Mantan Sekretaris Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Muhammad Said Didu menduga Singapura menjadi pusat 'pengendali' Islamofobia di Indonesia. Hal itu menyangkut persoalan Ustadz Abdul Somad (UAS) yang heboh karena ditolak oleh imigrasi Singapura.

Menurut Said Didu, disebabkan reaksi publik terhadap kasus UAS dengan polarisasi makin jelas.

"Melihat reaksi publik thdp kasus UAS yg tdk diizinkan masuk Singapura dg polarisasi yg makin jelas," ujarnya di Twitter, Rabu, 19 Mei 2022.

Baca Juga: Prediksi Said Didu: Mungkin Elon Musk Tidak Mau Ditawari Nikel, Maka Ajak Presiden ke Pabrik SpaceX

Dia menambahkan, hal itu bahkan dikomentari oleh tokoh-tokoh Islam Indonesia di berbagai negara.

"Patut diduga bahwa "pengendali" islamophobia di Indonesia sepertinya berpusat di Singapura," cuitnya.

Sebelumnya, Kementerian Dalam Negeri (MHA) Singapura membenarkan adanya penolakan UAS saat berkunjung ke negara tersebut.

Baca Juga: UAS Ulang Tahun ke-45, Edy Rahmayadi: Ulama Panutan

Dalam penjelasan melalui situs resminya, MHA membeberkan sejumlah poin yang menjadi alasan Singapura menolak kedatangan UAS.

Halaman:

Editor: Jefli Bridge

Tags

Terkini

X