Singapura Diduga Pusat 'Pengendali' Islamphobia di Indonesia Sebut Said Didu

- Kamis, 19 Mei 2022 | 14:04 WIB
Ustad Abdul Somad (Instagram @infoseputarlombok)
Ustad Abdul Somad (Instagram @infoseputarlombok)

1. UAS mengajarkan ekstrimis dan segresi

“Somad dikenal menyebarkan ajaran ekstremis dan segregasi, yang tidak dapat diterima di masyarakat multi-ras dan multi-agama Singapura. Misalnya, Somad telah mengkhotbahkan bahwa bom bunuh diri adalah sah dalam konteks konflik Israel-Palestina, dan dianggap sebagai operasi ‘syahid.”

2. Dianggap mendukung aksi bom bunuh diri.

Hal ini merujuk pada khotbah UAS yang menyatakan aksi bom bunuh diri dalam konteks konflik Israel- Palestina adalah sah dan dianggap sebagai operasi syahid.

Poin inilah yang dijadikan dasar oleh pemerintah Singapura karena menganggap UAS mendukung aksi bom bunuh diri.

3. Merendahkan anggota komunitas agama lain dan menyebut non Muslim sebagai kafir

MHA juga mengungkapkan alasan lain penolakan Negeri Singa itu terhadap UAS karena pria berusia 44 tahun itu merendahkan anggota komunitas agama lain.

MHA pun kembali merujuk pada ceramah UAS yang menggambarkan salib Kristen sebagai tempat tinggal jin kafir.

Selain itu, MHA juga menyatakan pernyataan UAS yang menyebut non-Muslim sebagai kafir sebagai alasan penolakan lainnya.

4. Masuk Singapura dengan berpura-pura kunjungan sosial

Halaman:

Editor: Jefli Bridge

Tags

Terkini

Bacaan Doa Saat Hujan dan Petir disertai Artinya

Sabtu, 5 November 2022 | 13:18 WIB
X