Hukum Tajwid dalam Membaca Ayat Al Quran Beserta Contoh-Contohnya

- Selasa, 24 Mei 2022 | 14:55 WIB
Ilustrasi belajar hukum tajwid dalam ayat Al Quran bagi umat Islam
Ilustrasi belajar hukum tajwid dalam ayat Al Quran bagi umat Islam

Umat Islam tentu diwajibkan membaca Al Quran dengan baik dan benar sesuai hukum tajwid. Seseorang harus mengetahui cara pelafalan ayat Al Quran agar makna di dalamnya tersampaikan.

Perlu diketahui, hukum tajwid berasal dari bahasa Arab yaitu jawadda yang bermakna ‘melakukan sesuatu dengan indah atau bagus’. Tajwid juga berarti mengeluarkan huruf dari tempatnya dengan memberikan sifat pada setiap huruf.

Abu Ubaid Al Qasim bin Salam adalah orang pertama yang mengembangkan hukum tajwid. Beliau memberikan aturan nama tajwid dan menuliskannya dalam buku Al Qiraat berisi 25 qari, termasuk 7 qari mutawatir.

Pengetahuan tentang hukum tajwid adalah fardu kifayah, artinya setidaknya satu orang dalam satu komunitas memahami hukum tersebut.

Syekh Zakariyya Al Ansari pun mengungkapkan bahwa membaca Al Quran tidak boleh mengubah tata bahasa apalagi maknanya sebab itu berdosa.

Dalil yang mempelajari hukum tajwid sebagaimana firman Allah Swt. dalam surat Al Muzzamil ayat 4:

اَوْ زِدْ عَلَيْهِ وَرَتِّلِ الْقُرْاٰنَ تَرْتِيْلًاۗ

Artinya:

Atau lebih dari seperdua itu, dan bacalah Al Quran dengan perlahan-lahan.

Halaman:

Editor: Hisni Munafarifana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X