Mad Asli atau Mad Tabi’i dalam Hukum Tajwid, Lengkap dengan Cara Baca dan Contohnya

- Selasa, 24 Mei 2022 | 17:49 WIB
Ilustrasi menerapkan mad asli atau mad tabi'i dalam membaca ayat Al Quran bagi umat Islam
Ilustrasi menerapkan mad asli atau mad tabi'i dalam membaca ayat Al Quran bagi umat Islam

Hukum tajwid sangatlah diperlukan bagi umat Islam dalam membaca ayat-ayat Al Quran. Adapun hukum tajwid yang paling mendasar adalah mad asli atau mad tabi’i.

Sebenarnya bacaan mad terdiri atas beberapa jenis, yaitu mad asli atau mad tabi’i, mad wajib muttashil, mad jaiz munfashil, mad lazim mustaqqal kilmi, mad lazim mukhaffaf kilmi, mad layyin, serta mad lazim musyabba'.

Mad asli atau mad tabi’i adalah salah satu hukum tajwid yang paling banyak ditemukan dalam ayat-ayat Al Quran. Sehingga, umat Islam harus mempelajarinya agar dapat diterapkan dengan baik dan benar sesuai syariat Islam.

Dilansir dari buku Panduan Cepat dan Mudah Membaca Al Quran karya AR. Suku Radja, hukum bacaan mad asli adalah mad yang terjadi karena adanya tiga huruf tertentu, yaitu ي (ya), و (wau), dan ا (alif).

Panjang bacanya adalah dua harakat. Artinya, bacanya panjang jika huruf ا (alif) jatuh setelah harakat fathah, atau jika huruf و (wau) jatuh setelah harakat dhammah, atau jika huruf ي (ya) jatuh setelah harakat kasrah.

Menurut buku Dasar-Dasar Ilmu Tajwid, mad berasal dari bahasa Arab al mad yang berarti memanjangkan suara dengan suatu huruf di antara huruf-huruf mad atau lain (layyin) ketika bertemu dengan hamzah atau sukun.

Dilansir dari buku Al Quran Hadis karya Tim Karya Guru Indonesia, mad berarti panjang dan tabi'i berarti biasa. Jadi, ayat yang mengandung mad tabi'I harus dibaca sesuai dengan kaidah mad tabi'i yaitu panjang dua harakat.

Contoh Mad Asli atau Mad Tabi’i

1. إِيَّاكَ

Halaman:

Editor: Hisni Munafarifana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X