Kekejaman Terhadap Etnis Muslim Uighur China, Amerika: Segera Bebaskan Semua yang Ditahan!!

- Rabu, 25 Mei 2022 | 12:31 WIB
Members of Women Muslim Uighur minority hold placards and flags of east Turkestan as they demonstrate to ask for news of their relatives and to express their concern about the ratification of an extradition treaty between China and Turkey, near China consulate in Istanbul on March 8, 2021 during the International Women Day. (Photo by Ozan KOSE / AFP) (OZAN KOSE)
Members of Women Muslim Uighur minority hold placards and flags of east Turkestan as they demonstrate to ask for news of their relatives and to express their concern about the ratification of an extradition treaty between China and Turkey, near China consulate in Istanbul on March 8, 2021 during the International Women Day. (Photo by Ozan KOSE / AFP) (OZAN KOSE)

HARIAN HALUAN - Juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Ned Price mengaku terkejut dengan bukti foto atas dugaan pelanggaran HAM yang meluas di China terhadap minoritas Muslim Uighur.

"Pelaporan baru ini semakin menambah bukti yang memberatkan tentang kekejaman RRT di Xinjiang," kata Ned Price.

“Meskipun publik mendesak dan seruan yang kuat untuk akuntabilitas, pemerintah RRC terus menyangkal melakukan kesalahan," tambahnya dikutip Harian Haluan pada Rabu, 25 Mei 2022 dari Daily Sabah.

Baca Juga: Soal Uighur hingga Hong Kong, Menlu AS Blinken Minta China Bertangung Jawab

Pihaknya sangat prihatin dengan kegagalan RRT untuk mengakui dan menghentikan kekejaman ini.

Dia meminta Beijing untuk segera membebaskan semua yang ditahan secara sewenang-wenang dan mengakhiri penahanan massal, penyiksaan, sterilisasi paksa dan penggunaan kerja paksa.

Foto-foto yang diungkapkan oleh investigasi BBC menunjukkan China memiliki sistem penahanan massal yang sangat rahasia di Xinjiang, serta kebijakan tembak-menembak bagi mereka yang mencoba melarikan diri.

Baca Juga: Ngeri! Makam Umat Muslim dan Kristen Ortodoks Dirusak Saat Lebaran Idul Fitri di Swedia

Lebih dari 5.000 foto dilaporkan dikumpulkan selama peretasan ke jaringan digital kepolisian Xinjiang. Gambar-gambar itu kemudian dikirim ke BBC, yang membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk memverifikasinya sebelum dirilis pada Selasa.

Halaman:

Editor: Jefli Bridge

Tags

Terkini

Menjual Kulit Hewan Kurban, Bagaimana Hukumnya?

Kamis, 30 Juni 2022 | 09:38 WIB
X