Qada dan Qadar: Pengertian dan Contohnya di Kehidupan Sehari-hari

- Selasa, 7 Juni 2022 | 20:06 WIB
Ilustrasi contoh qada dan qadar serta pengertiannya
Ilustrasi contoh qada dan qadar serta pengertiannya

Dalam Islam, ada rukun iman dan rukun Islam yang perlu diketahui oleh umat muslim. Rukun iman mencakup iman kepada Allah Swt., iman kepada para malaikat, iman kepada Al Quran, iman kepada nabi dan rasul, iman kepada hari akhir, serta iman kepada qada dan qadar.

Bagi umat Islam, wajib hukumnya memahami pengertian qada dan qadar. Sebab, percaya kepada qada dan qadar termasuk rukun iman keenam.

Bahkan, umat Islam diperintahkan Allah Swt. untuk beriman kepada qada dan qadar, tertuang dalam ayat-ayat Al Quran.

Dalam surat Al Qamar ayat 49, “Sungguh, Kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran.”

Dalam surat Al Ahzab ayat 36, “Dan, tidaklah pantas bagi laki-laki yang mukmin dan perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada pilihan (yang lain) bagi mereka tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya, maka sungguh, dia telah tersesat, dengan kesesatan yang nyata.”

Qada dan qadar sering kali dianggap bermakna sama, padahal keduanya berbeda arti. Sebab, bentuk kata dan pelafalan yang mirip pada keduanya.

Secara bahasa, qada bermakna ‘ketentuan’, dan secara istilah qada adalah ketentuan Allah Swt. yang sifatnya umum, makna azali, dan berlaku terhadap semua makhluk.

Dari buku Aqidah Akhlaq, ketentuan bersifat umum adalah hukum-hukum umum, seperti keberhasilan dan kegagalan.

Misalnya, hukum umum kegagalan menunjukkan bahwa kegagalan terjadi akibat kemalasan. Atau, hukum umum keberhasilan akan terjadi pada orang yang rajin belajar. Jadi, orang malas belajar tidak akan meraih keberhasilan.

Halaman:

Editor: Hisni Munafarifana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X