Surat Al Hajj Ayat 45-46: Lengkap dengan Bahasa Arab, Latin, dan Tafsir

- Rabu, 10 Agustus 2022 | 12:07 WIB
Ilustrasi, membaca surat Al Hajj ayat 45-46 beserta arti dan tafsir
Ilustrasi, membaca surat Al Hajj ayat 45-46 beserta arti dan tafsir

Allah berfirman, “Maka, betapa banyak negeri yang telah Kami binasakan, karena penduduknya dalam keadaan zalim terhadap diri mereka sendiri dengan tidak beriman dan bertindak sewenang-wenang terhadap para Rasul, menghina, mendustakan, dan membunuh mereka,

“lalu Kami mengazab mereka sehingga runtuhlah bangunan-bangunannya; dan betapa banyak pula sumur yang telah ditinggalkan, karena penduduk negeri itu telah binasa; dan istana yang tinggi, mewah dan indah telah menjadi rumah tua yang tidak ada penghuninya.”

Dalam penjelasan Tafsir Kementerian Agama, ayat 45 menjelaskan bahwa banyak negeri yang telah dibinasakan Allah, karena penduduknya menyekutukan Allah, membuat kerusakan di muka bumi dan berlaku zalim.

Banyak negeri yang dihancurluluhkan, atap-atap rumahnya roboh, kemudian ditimpa oleh runtuhan dinding-dindingnya. Banyak sumur yang tidak dipergunakan lagi oleh pemiliknya disebabkan para pemiliknya telah meninggal atau musnah bersama dengan musnahnya negeri-negeri itu, karena kedurhakaan mereka kepada Allah.

Ayat 46 mengandung arti bahwa Allah ingin umat Islam hidupkanlah hati dengan nasihat-nasihat yang baik, sinarilah dengan bertafakkur, matikanlah dengan berzuhud, kuatkanlah dengan yakin, hinakanlah dengan kematian, dan batasilah dengan kefanaan.

Perlihatkanlah kepadanya bahaya-bahaya cinta duniawi, dan peringatkanlah dengan bencana masa dan buruknya perubahan hari-hari.

Perlihatkanlah pula kepada berita-berita orang-orang terdahulu, dan ingatkanlah dengan apa yang telah menimpa orang-orang dahulu; perjalankanlah di bekas-bekas tempat tinggal mereka, dan perlihatkanlah kepadanya akibat dari perbuatan mereka, di mana mereka bertempat tinggal dan bagaimana kesudahan dari mereka?

Dengan kata lain, lihatlah oleh kalian azab dan pembalasan yang telah menimpa umat-umat yang mendustakan rasul-rasul Allah itu. Mereka mempunyai hati yang dengan itu mereka dapat memahami, atau mempunyai telinga yang dengan itu mereka dapat mendengar? (Al Hajj: 46)

Karena itu, umat Islam dapat mengambil pelajaran dari apa yang dilihat dan didengarnya. Karena sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta ialah hati yang di dalam dada.

Meski pandangan mata seseorang sehat dan tajam, tetapi tidak dapat mencerna pelajaran-pelajaran dan tidak dapat menanggapi apa yang didengar.

Halaman:

Editor: Hisni Munafarifana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bacaan Doa Saat Hujan dan Petir disertai Artinya

Sabtu, 5 November 2022 | 13:18 WIB
X