Siapakah Makhluk Terakhir yang Dimatikan Allah saat Hari Kiamat? Ini Jawabannya

- Jumat, 9 September 2022 | 06:34 WIB
Ilustrasi: Hari Kiamat (pixabay/TheDigitalArtist)
Ilustrasi: Hari Kiamat (pixabay/TheDigitalArtist)

Dalam ayat tersebut menjelaskan tentang tiupan sangkakala yang seketika memusnahkan semua isi jagat raya hanya dalam sekejap. Tentunya tiupan terompet tersebut atas izin Allah Subhanahu wa ta'ala. Tidak hanya mematikan, juga berfungsi membangkitkan kembali seluruh makhluk.

Namun, ada yang menarik. Ketika sangkakala ditiupkan, semua akan musnah, kecuali makhluk-makhluk yang dikehendaki Allah Subhanahu wa ta'ala, yaitu di antaranya Malaikat Mikail, Malaikat Israfil, Malaikat Maut, dan Malaikat Penunggu Arsy.

Akan tetapi malaikat-malaikat itu pada akhirnya akan tetap mati. Namun ada satu yang tetap hidup hingga hari pembalasan itu tiba, yakni Malaikat Izrail. Ia menjadi makhluk ciptaan Allah yang terakhir hidup.

Sebagaimana dalam riwayat Muhammad bin Ka'ab dari Abu Hurairah berkata, "Kemudian Allah berfirman: 'Jibril, Mikail, Israfil, dan juga Hamalatul Arsy harus mati'."

Kemudian Allah Subhanahu wa ta'ala bertanya kembali, "Hai Malaikat Maut (Izrail), siapakah yang masih tinggal dari makhluk-Ku?" Malaikat Izrail pun menjawab, "Engkau Dzat yang Hidup yang tidak akan mati, tinggal hamba-Mu yang lemah, Malaikat Maut." Jadi, Malaikat Izrail merupakan makhluk terakhir yang hidup saat hari Kiamat terjadi."

Lantas, Allah Subhanahu wa ta'ala kembali berseru, "Hai Malaikat Maut, tidakkah kau mendengar firman-Ku: "Kullu Nafsin Dzaiqotul Maut (setiap yang bernyawa pasti mati). Aku jadikan ini untuk tugasmu itu, dan kini matilah engkau."

Setelah Izrail dicabut nyawanya oleh Allah Subhanahu wa ta'ala, lantas ia menjerit kesakitan karena memang benar-benar pedih. Padahal, ia adalah malaikat yang ditugaskan sebagai makhluk pencabut nyawa semua makhluk. Tanpa ampun, Izrail akan mencabut setiap nyawa setelah mendapatkan izin dari Allah Subhanahu wa ta'ala.

Lalu Malaikat Izrail berkata, "Andaikan aku mengetahui bahwa pencabutan ruh itu seberat ini niscaya aku akan lebih lembut saat mencabut ruh-ruh orang mukmin."

Allahu a'lam bisshawab. (*)

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: Okezone.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bacaan Doa Saat Hujan dan Petir disertai Artinya

Sabtu, 5 November 2022 | 13:18 WIB
X