Tren Transportasi yang Bakal Booming Akibat Mobil Otonom

- Minggu, 23 Januari 2022 | 03:54 WIB
Ilustrasi Mobil Otonom atau Self-driving Cars. Image credit: Analytics Insight (Ida Farida)
Ilustrasi Mobil Otonom atau Self-driving Cars. Image credit: Analytics Insight (Ida Farida)

HARIANHALUAN.COM - Popularitas self-driving cars atau mobil otonom atau mobil tanpa pengemudi semakin meningkat dari hari ke hari. Bayangkan saja jika sebuah kota dengan mobil seperti itu akan mengantar dan menjemput orang hingga kita tidak perlu repot-repot mencari tempat parkir. Hal itu yang memungkinkan munculnya tren transportasi baru.

Tren mobil otonom seperti itu diprediksi akan booming di tahun 2022 ini. Tidak menutup kemungkinan, tren transportasi ini juga akan terus berlanjut di masa mendatang dan berkembang lebih inovatif lagi.

Fenomena tren transportasi ini bisa terjadi karena peran teknologi AI atau artificial intelligence yang sudah diadopsi ke kendaraan otonom. Itulah mengapa kecerdasan buatan akan menjadi masa depan teknologi yang semakin canggih.

Baca Juga: 7 Perusahaan Teknologi Mobil Otomatis yang Berstatus Unicorn

Tren Transportasi Setelah Adanya Mobil Otonom

1. Tidak Membutuhkan Sopir atau Pengemudi

Dampak yang paling jelas terlihat dari terciptanya mobil otomatis adalah pengemudi tidak lagi dibutuhkan. Maka dari itu, profesi Sopir akan lebih cepat tergeser dan kehilangan eksistensi sebagai efek dari adanya teknologi AI.

Industri mobil self-driving juga akan menambah layanan car-sharing seperti Zipcar atau perusahaan rental mobil atau istilah sederhananya angkutan umum. Ini adalah salah satu tren mobil otomatis di tahun 2022.

2. Kecelakaan Akan Semakin Berkurang

Karena mobil otomatis didukung teknologi canggih, mobil akan memberikan jaminan keselamatan pada penumpang. Selain itu, sistem yang tertanam dalam mobil akan meminimalisir kesalahan mengemudi, sekalipun pengendara dalam keadaan mabuk.

Karena kecelakaan kendaraan bermotor adalah penyebab kematian paling umum di Amerika Serikat, maka inovasi ini bisa menjadi pilihan yang bagus untuk menghindari situasi seperti itu. Mungkin, tren menggunakan mobil otonom ini akan lebih dulu menghampiri negara-negara maju seperti di Amerika dan Eropa.

3. Etika Berkemudi Tidak Dibutuhkan Lagi

Karena penggunaan kecerdasan buatan yang menjadi inti sistem mobil bekerja, maka pengemudi tidak perlu lagi memperhatikan peraturan berkendara di jalanan. Sebagian besar perusahaan besar di bidang ini bahkan menambah nilai baru untuk mengotomatisasi mobil seperti sensor, pola, dan sistem lampu yang dapat membantu memperingatkan mobil tanpa pengemudi.

Halaman:

Editor: Ida Farida

Sumber: Analytics Insight

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Snapdragon 7 Gen 1 Dipastikan Rilis 20 Mei 2022

Selasa, 17 Mei 2022 | 03:16 WIB
X