Mobil Otomatis Mengubah Masa Depan Industri Otomotif

- Minggu, 23 Januari 2022 | 04:56 WIB
Ilustrasi Mobil Otomatis yang Memungkinkan Penumpang Tidak Memerlukan Pengemudi Mobil. Image credit: Analytics Insight (Ida Farida)
Ilustrasi Mobil Otomatis yang Memungkinkan Penumpang Tidak Memerlukan Pengemudi Mobil. Image credit: Analytics Insight (Ida Farida)

HARIANHALUAN.COM - Di era revolusi industri 4.0 ini, artificial intelligence telah menciptakan dampak nyata di hampir semua sektor bisnis yang ada di dunia, tidak terkecuali industri otomotif. Dengan adanya teknologi AI, otomatisasi memungkinkan terciptanya mobil otomatis yang kita tahu saat ini.

Mobil otomatis atau self-driving cars secara bertahap telah mendapat popularitas di seluruh dunia. Beberapa sistem mengemudi semi-otonom seperti lane assistadaptive cruise control (ACC), electronic stability control (ESC), rear-view video systems (RVS), adaptive highlightforward collision mitigation (FCM), automatic emergency braking (AEB), dan sistem lainnya sudah diterapkan pada mobil otomatis.

Dengan begitu, tidak lama lagi kita akan menyaksikan mobil-mobil yang sepenuhnya otonom bergerak sendiri di jalanan. Hal ini semakin menguatkan fakta bahwa mobil otomatis akan menjadi masa depan industri otomotif.

Baca Juga: 7 Perusahaan Teknologi Mobil Otomatis yang Berstatus Unicorn

Melansir dari Analytics Insight, Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE) telah memperkirakan bahwa pada akhir tahun 2040, mobil otonom ini akan mengambil alih 75 persen kendaraan konvensional saat ini. 

Kontribusi Teknologi AI di Industri Otomotif

  • Manufaktur

Di bidang manufaktur, kini proses kerjanya melibatkan perancangan dan proses lebih lanjut melalui rantai pasokan, produksi, dan pasca produksi. Pabrik juga menggunakan sistem berkemampuan AI untuk perkiraan volume dan permintaan serta keputusan manajemen rantai pasokan otomatis.

Tidak dipungkiri lagi, AI telah membantu merancang mobil otonom serta peralatan dan robot, yang digunakan untuk membuat kendaraan tanpa pengemudi ini. Misalnya, kerangka luar yang dapat dipakai dengan tenaga AI dipakai oleh para perancang untuk mengembangkan keamanan dan kenyamanan yang lebih baik di dalam mobil.

  • Transportasi

Dengan hadirnya AI di industri otomotif, transportasi menjadi lebih aman, tidak seperti sebelumnya. AI telah berhasil mengembangkan program bantuan pengemudi, mengemudi otonom, penilaian risiko pengemudi, dan program pemantauan pengemudi. Fasilitas inovatif ini akan tetap terpasang di mobil otonom yang super canggih.

Apa yang Akan Terjadi Jika Mobil Otomatis Jadi Masa Depan Industri Otomotif?

Menyaksikan mobil otomatis berjalan di jalanan kota-kota yang sibuk seperti mimpi yang menjadi kenyataan. Setiap manusia akan lebih suka mengendarai mobil self-driving karena hal di bawah ini.

Halaman:

Editor: Ida Farida

Sumber: Analytics Insight

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Snapdragon 7 Gen 1 Dipastikan Rilis 20 Mei 2022

Selasa, 17 Mei 2022 | 03:16 WIB
X