Ganas, Serangan Cyber Rusak 30 Ribu Modem di Eropa, Tudingan Mengarah ke Rusia

- Jumat, 1 April 2022 | 10:47 WIB
Ilustrasi serangan Cyber (Pixabay/Tumisu)
Ilustrasi serangan Cyber (Pixabay/Tumisu)

HARIANHALUAN.COM - Penyedia Layanan Broadband Satelit (akses internet kecepatan tinggi), Viasat yang berbasis di Amerika Serikat (AS) mengklaim bahwa 30 ribu modem pelanggan di seluruh Eropa terdampak atau rusak disinyalir serangan cyber (siber.red) Rusia.

Viasat menyebutkan jika perintah perangkat lunak berbahaya yang melumpuhkan puluhan ribu modem di seluruh Eropa melabuhkan serangan siber pada jaringan satelit yang digunakan oleh pemerintah dan militer Ukraina.

"Sebuah serangan destruktif diikuti dimana perintah perangkat lunak berbahaya yang dikirim melalui jaringan membuat puluhan ribu modem di seluruh Eropa tidak dapat dioperasikan dengan menimpa data kunci dalam memori internal mereka," kata Viasat dilansir Harianhaluan.com dari AP News pada Jumat (1/4/2022).

Baca Juga: Begini Kiat dalam Membuat Kata Sandi dari Konsultan Keamanan Siber

"Kami yakin tujuan serangan itu adalah untuk mengganggu layanan," tambahnya.

Pihak Viasat juga telah mengirimkan 30.000 modem pengganti ke pelanggan yang terkena dampak di seluruh Eropa, yang sebagian besar menggunakan layanan Viasat untuk akses internet broadband perumahan.

Viasat yang berbasis di Carlsbad, California, mengatakan serangan penolakan layanan awal berasal dari modem di dalam Ukraina.

Baca Juga: Tragedi Zelensky Sang Mantan Komedian Sekarang Presiden Ukraina

Malware destruktif memasuki jaringan dalam perangkat jaringan pribadi, memungkinkan penyerang untuk mendapatkan akses jarak jauh dari internet ke konsol manajemen yang digunakan untuk mengelola satelit. 

Halaman:

Editor: Jefli Bridge

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Chipset Ukuran 3 Nanometer Tengah Disiapkan TSMC

Jumat, 24 Juni 2022 | 21:16 WIB
X