Penyebab Pangsa Pasar Smartphone Indonesia Kuartal I Lesu

- Jumat, 17 Juni 2022 | 15:55 WIB
Ilustrasi Smartphone (Pexels/PhotoMixCompany) (Ida Farida)
Ilustrasi Smartphone (Pexels/PhotoMixCompany) (Ida Farida)

HARIANHALUAN.COM - Dikabarkan pangsa pasar smartphone di Indonesia melesu setelah mengalami penurunan sebesar 17,3 persen year-on-year (y-o-y) di kuartal I tahun 2022.

Menurut informasi International Data Corporation’s (IDC) Worldwide Quarterly Mobile Phone Tracker, yang dikutip dari Teknologi Bisnis Jumat (17/6), penurunan pangsa pasar ini juga terjadi pada kuartal sebelumnya, yaitu sebesar 13,1 persen.

Diketahui penurunan ini disebabkan karena minimnya daya beli masyarakat. Lebih lanjut keadaan ini diakibatkan oleh peningkatan harga barang atau inflasi seperti pada bensin dan komoditas (termasuk telepon genggam). Selain itu, kurangnya pasokan smartphone pada segmen entry-level di pasar juga diketahui sebagai faktor lainnya.

Baca Juga: Browser 'Internet Explorer' Resmi Disuntik Mati Microsoft

Pasokan smartphone di rentang harga US$200 ke bawah mengalami kekurangan, disusul kendala pasokan chipset 4G low-end. Hal tersebut berdampak pada penurunan di segmen ini sebesar 22 persen.

Angka penurunan yang drastis ini disebabkan oleh adanya normalisasi jumlah permintaan setelah menurunnya faktor pendorong pertumbuhan akibat pandemi. Semua faktor itulah yang memberi tekanan tambahan di kuartal I, yang biasanya memang tergolong rendah.

Perkiraan dari IDC akan ada penurunan pengiriman smartphone pada kuartal I tahun ini, jika dibandingkan dengan kuartal I tahun lalu. Selain itu, bulan Ramadan juga memberi kontribusi cukup baik sepanjang April 2022. 

Namun, dana tambahan ke konsumen bisa terus tergerus seiring dengan kenaikan pajak pertambahan nilai (PPN) dari 10 persen menjadi 11 persen. Hal itu berimbas pada kenaikan harga barang (inflasi), termasuk harga bahan bakar non-subsidi, yaitu Pertamax.

 

IDC juga memprediksi inflasi akan memberi tekanan lebih pada daya beli masyarakat. Sementara itu, ada kemungkinan vendor tidak dapat menyesuaikan diri dengan kenaikan harga. Hal ini berpotensi membuat adanya kenaikan harga jual rata-rata.

Dengan demikian, jumlah pengiriman smartphone tahun ini diprediksi akan sama seperti tahun lalu. Itulah penyebab pangsa pasar smartphone melesu di kuartal I tahun 2022.

Halaman:

Editor: Ida Farida

Sumber: teknologi.bisnis.com

Tags

Terkini

Wah, Pengguna WhatsApp Bisa Sembunyikan Nomor HP?

Jumat, 12 Agustus 2022 | 12:28 WIB

Ngeri! Lubang "Alien" Ditemukan di Dasar Laut

Senin, 1 Agustus 2022 | 12:35 WIB
X