Kilas Balik Perjalanan Internet Explorer yang Disetop Microsoft

- Jumat, 17 Juni 2022 | 16:27 WIB
Ilustrasi Internet Explorer (Dok. Tempo) (Ida Farida)
Ilustrasi Internet Explorer (Dok. Tempo) (Ida Farida)

HARIANHALUAN.COM - Peramban Internet Explorer (IE) resmi disetop per 15 Juni 2022 setelah 27 tahun dioperasikan. Melansir Tempo dari The Verge Jumat (17/6), korporasi Microsoft selaku pengembang IE menginformasikan alasan pemberhentian secara permanen.

Menurut informasi, tindakan ini merupakan bagian dari rencana pengembangan Windows Update. Pengguna Windows secara otomatis dialihkan ke browser Microsoft Edge setelah IE dihentikan. 

Seperti kita tahu, Internet Explorer sangat familiar bagi pengguna setia desktop Windows. Sejak dioperasikan tahun 1995, keberadaannya telah setia menemani pengguna untuk mengakses internet. Begitu pula sebelum resmi dihentikan, browser satu ini memberi kesan tersendiri bagi Windows

Baca Juga: Penyebab Pangsa Pasar Smartphone Indonesia Kuartal I Lesu

Sejarah panjang eksistensi Internet Explorer dimulai saat pihak Microsoft merilis IE versi 1.0 tahun 1995. Di awal kemunculannya, browser ini ditujukan sebagai add-on untuk sistem operasi Windows 95. Kemudian pada November di tahun yang sama, Microsoft memproduksi IE 2.0. Versi kedua diluncurkan untuk Macintosh Apple Inc dan sistem operasi Microsoft Windows 32-bit. 

Beberapa perbedaan dasar pada IE 2.0 dengan versi pertama yaitu berupa dukungan untuk bahasa pemodelan realitas virtual (VRML), browser cookie, dan secure socket layering (SSL). Sejak hadirnya versi 2.0, IE tumbuh pesat hingga Microsoft kembali memproduksi beberapa versi program secara runut. 

Kemudian IE 3.0 dirancang untuk digunakan sistem operasi Windows 95 pada bulan Agustus 1996. Pada versi ini terdapat tambahan komponen penting, seperti Internet Mail and News dan Windows Media Player. IE 3.0 juga telah mendukung antarmuka digital alat musik (MIDI) file suara.

Keberhasilan IE di dunia daring membuat sejumlah pesaing berusaha tak mau ketinggalan. Salah satunya ada Netscape Communications Corporation, pembuat browser Web Navigator menggugat Microsoft ke pemerintah federal. Alasannya karena Microsoft dianggap melanggar hukum pada Mei 1998. Kendati demikian, pada saat banding, vonis bersalah dari Hakim Thomas Jackson untuk membubarkan Microsoft beserta IE berhasil dibatalkan. 

Diketahui sejak tahun 1997 sampai 2009, Microsoft telah merilis lima versi tambahan Internet Explorer. Di antaranya yaitu IE versi 4.0, 5,0, 6,0, 7,0, dan 8,0. Terdapat upgrade fitur kecepatan dan ramah HTML 5 standar pada video dan audio setelah dua tahun IE versi 9.0. Kemudian IE 11 dirilis pada 2013, yang didukung fitur layar sentuh seperti pada smartphone dan tablet. 

Halaman:

Editor: Ida Farida

Sumber: Tempo.co

Tags

Terkini

Wah, Pengguna WhatsApp Bisa Sembunyikan Nomor HP?

Jumat, 12 Agustus 2022 | 12:28 WIB

Ngeri! Lubang "Alien" Ditemukan di Dasar Laut

Senin, 1 Agustus 2022 | 12:35 WIB
X